Laman

Kamis, 14 Maret 2013

Word.Of.Wisdom

W.O.W



have you ever felt like the whole world is laughing at you?
have you ever felt like you're the ugliest person in the world?
have you ever felt like you're the fattest person in the world?
have you ever felt like you're the most stupid person in the world?
   

Don't you ever felt like that!!!



Kita hidup di dunia bukan untuk mencoba menjadi yang sempurna..
tetapi kita hidup di dunia untuk mencari yang maha sempurna, mencari Tuhan yang menciptakan kita..
mendekat pada-Nya..
 menjalankan perintah-Nya..
menjauhi larangan-Nya..

karna itulah makna hidup sebenarnya, jangan pernah kalian berpikir akan mendekati kata sempurna..
karna kesempurnaan hanya milik sang pencipta.. sang Maha Indah..

bersyukurlah atas apa yang telah Ia beri, karna merasa kurangpun takakan pernah ada habisnya..
pernahkah kalian merasa cukup setelah Ia beri semuanya?..
pernahkah?..
 Jangan tanya padaku apakah aku selalu merasa berkecukupan.. karna aku juga seperti layaknya manusia biasa..
aku juga pernah merasa kurang..

atas dasar apa kalian merasa kurang saat yang lain merasa cukup?
atas dasar apa kalian merasa kurang saat bergelimang harta?
atas dasar apa kalian merasa jelek saat semuanya bahkan tak sempurna?
atas dasar apa?

 bersyukurlah karna sampai saat ini kalian masih bisa menghirup oxigen untuk bertahan hidup..

beryukurlah karna sampai saat ini kalian bisa tidur..
bersyukurlah karna sampai saat ini kalian masih bisa minum..
bersyukurlah sampai saat ini kalian masih bisa terbangun di pagi hari..
bersyukurlah..

karna tak semua insan di dunia bisa menikmati apa yang kalian nikmati..
karna tak semua insan bisa seperti kalian..
karna semua manusia tak ada yang sempurna..


hari ini, mulai detik ini..
cobalah bersyukur atas karunia yang telah Ia beri..



Lots Of Love,


Eka Lestari (:
  

Senin, 11 Maret 2013

Untitled

You are what you are
You live where you live
 Cause
You Only Live Once





waktu berjalan dengan semestinya...
angin berhembus membelai sanubarinya...
matahari setia dengan langitnya...
 tetapi bintang..
tak selalu hadir saat langit malam membutuhkannya..

bukan..
ini bukan tentang aku dengannya..
karna aku tak lagi membutuhkannya..
begitu pula dengan dia..

yang ia butuhkan sekarang adalah dirinya..
bukan lagi aku yang dibutukannya.
 karna aku bukan dirinya 
ataupun sebaliknya..

 karna aku bukan bintang..
bukan juga langit malam..
aku hanya angin yang berhembus,
tanpa dikenang..
 
 aku tak membencinya..
apalagi dendam padanya..
aku hanya membenci kenyataan..
kenyataan yang jauh dari harapan..

  mungkin ia merasa bersalah..
atau mungkin tak sama sekali..
karna sekarang aku tak perduli..
aku bukan siapa-siapanya lagi..

yang perduli tentangnya..
bukan lagi yang menanyakan kabarnya..
bukan lagi yang menyapanya..
bukan lagi yang di tatapnya...

dan mulai detik ini..
sampai seterusnya
aku akan melepaskannya..
melepaskan dia untuk hidup bersama dirinya..

tak mungkin aku bisa melupakannya..
melupakan apa yang telah terjadi..
melupakan yang ia beri..
melupakan apa yang seharusnya di pelajari..